Maria Ozawa, Ohhh!

20

August 12, 2008 by ahmadnajip

Maria Ozawa

Maria Ozawa

YA, Maria Ozawa. Penggemar film panas Miyabi tentu sudah mengenalnya. Bahkan, mengenal setiap detil tubuhnya. Saya sendiri mengenalnya belum begitu lama. Telat, ya! Cantik nan molek menjadikan saya begitu penasaran siapa sesungguhnya pemilik body aduhai ini. Saya ingin tahu lebih jauh sebagaimana saya penasaran terhadap seorang nasionalis-komunis Tan Malaka. Tokoh kedua sudah menuliskannya dalam bentuk skripsi, Islam dalam Perspektif Tan Malaka, tahun lalu. Saya menulisnya karena memang mengenalnya lebih dulu. Jikalau saya lebih dulu mengenal Maria Ozawa, bisa jadi saya menulis skripsi tentang perempuan Jepang ini. Judulnya lebih kurang Seks di Mata Maria Ozawa. Tapi sudahlah, saya tidak sedang berjibaku dengan skripsi.

Sebagai peminat sejarah, saya percaya ada energi lain yang menggerakkan sejarah. Sejarah tidak melulu milik orang besar. Saya ingin keluar dari mainstream bahwa sejarah hanya milik penguasa atau senjata. Dalam sejarah sosial, sejarah juga milik bandit atau bahkan pelacur. Saya percaya itu. Benar kata sejarawan Asvi Warman Adam, mengontrol masa lalu merupakan bagian dari upaya menguasai masa kini. Kalau sudah begitu, wajar bila kemudian banyak penguasa berupaya mengendalikan sejarah. Ihwal Maria Ozawa tadi, saya menemukan ulasan menariknya di sebuah situs, Rileks.com. Lengkapnya saya sajikan di bawah ini.

Dalam sebuah cuplikan video panasnya, gadis berdarah campuran Kanada-Jepang berusia 21 tahun ini tak mampu menatap wajah pria yang menjadi lawan mainnya. Ia sendiri bahkan terkejut dengan semua posisi yang dapat dilakoninya dalam film dewasa tersebut. Lantas, bagaimana Maria Ozawa mengawali debutnya hingga menjadi bintang porno sangat kesohor itu di antero Asia? Berikut petikan wawancaranya:

Nervous nggak ketika menjalani syuting?
Wah, saya nervous banget. Saya tidur lebih cepat pada malam sebelumnya dan bangun kepagian dan masih terus nervous sebelum saya meninggalkan rumah.

Jadi bagaimana sih proses syutingnya?
Saya sampai nggak mampu menatap wajah lawan main saya. Saya ingin segalanya cepat selesai. Pokoknya, saya benar-benar gelisah, deh.

Kalau bagian adegan seksnya?
Karena ini merupakan film pertama saya, jadi kayaknya nggak ada yang spesial deh. Yang pasti, saya baru tahu ternyata melakoni berbagai macam posisi, lumayan sulit. Saya sampai nggak tahu lagi posisi apa yang saya lakukan. Saya tahu mengenai “48 posisi bercinta”, tapi ternyata posisi-posisi tersebut tak banyak dipraktikkan.

Lho tapi bukannya kalau sudah mengetahui “48 posisi bercinta” tandanya sudah bagus kan?
Hahahaha… Saya hanya membeli sebuah kalender yang bergambar posisi tersebut, yang tentunya saya lihat setiap hari sepanjang tahun. Tapi saya hanya membacanya, bukan mempraktikkannya lho.

Lantas apa yang ada dibenakmu setelah menyelesaikan film pertamamu?
Hmm… Gimana ya? Saya rasa masih banyak yang harus saya lakukan. Saya harus memberikan usaha terbaik ketika membuat film berikutnya.

Oke… Sekarang mengenai hal yang lebih pribadi ya. Kapan sih pengalaman seksual kamu pertama kali?
Ketika saya berusia 13 tahun, ya kelas dua SMP lah.

Wah, nggak terlalu cepat tuh?
Iya sih, memang cepat. Semua orang berkata saya terlalu cepat, tapi saya tak merasa terburu-buru kok. Hehehe…

Pasti pacarmu labih tua ya?
Iya, pacar saya kelas tiga SMA.

Oh… Apa pengalaman pertamamu berjalan oke?
Ihh… sakit sekali, sampai ingin nangis.

Lantas apa kamu tidak mau melakukan lagi setelah itu?
Setelah yang pertama itu, memang rasanya saya seperti tak lagi ingin melakukannya. Tapi setelah tiga kali melakukannya, saya jadi terbiasa dan baik-baik saja sehabis itu.

Setelah itu, berapa banyak pria yang pernah melakukan seks sama kamu?
Enam orang. Empat di antaranya pacar dan dua lagi bukan pacar.

Dua orang bukan pacar?
Ya, mereka adalah pria yang ingin saya pacari tapi pada kenyataannya tak mungkin menjalani suatu hubungan dengan saya.

Apa sih pengalaman seks tergilamu?
Pacar saya pernah dirawat di rumah sakit karena patah tulang. Kemudian saya menjenguknya dan kami melakukan hubungan seks di sana.

Wah, pasti pacarmu stres karena tidak bisa menggerakkan anggota tubuhnya yang patah itu ya?
Nggak
tuh, dia malah sangat bersemangat. Hahahaha…

Itu soal pengalaman pertamanya. Ada soal lain yang tidak kalah menariknya. Apalagi kalau bukan gaya hidup dan pilihannya dalam berkarir. Dia boleh dibilang fenomena baru dalam dunia industri film porno di Asia setelah berakhirnya era Asia Carera pada 90-an karena AIDS. Maria Ozawa dengan sekejap menjadi kaya meskipun masih tinggal di apartemen yang disewanya sebesar 16 juta rupiah per bulan.

Dengan sewa semahal itu lantas berapa gaji yang dia dapatkan sebulan? Jangan heran jika dia bisa mendulang 8000 USD dolar per bulan (sekitar 75 juta rupiah). Tinggal di apartemen mewah yang lebih mirip dengan mansion lengkap dengan segala perabotan serba wah, ia lebih senang hidup menyendiri setelah diusir dari rumah dan dijauhi teman-temannya.

Awalnya kehidupan Maria Ozawa dengan kedua orangtuanya baik-baik saja, sampai pada suatu ketika orangtuanya melihat anaknya tampil bugil di sebuah majalah porno Jepang. Seketika itu meledak lah murka orangtuanya saat melihat remaja belia melakukan hal tidak pantas dilakukan anak seusianya.

Maria Ozawa tetap menjalani profesinya. Dari sekadar foto-foto telanjang, lalu berlanjut ke film. Maria kembali cari gara-gara ketika membawa 20 film porno yang ia bintangi ke rumah dan ia tunjukkan ke orangtuanya. Sejak itu kedua orangtuanya tidak mau melihat dan mengakuinya lagi sebagai anak.

Bahkan teman-teman dekatnya yang dulu akrab dengannya satu persatu mulai meninggalkannya. Mereka alergi dicap berteman dengan seorang bintang film porno. Sungguh menyedihkan. Namun begitu, sebagai wanita muda yang punya ambisi besar, situasi ini tidak membuatnya patah arang untuk melanjutkan profesinya. Demi uang, ia tetap bertahan dan konsisten.

Hidup soliter membuat dirinya pintar memasak. Bagaimana tidak orang seperti dia selalu menghindari membeli makanan di tempat umum jika tidak ingin diserbu penggemarnya atau dimaki orang-orang yang nyinyir terhadap profesinya. Selain gemar memasak, dia juga paling doyan nonton film-film porno yang ia bintangi sendiri. Semua koleksi video yang ada di kabinet TV-nya adalah film porno. Sebagai bintang film porno papan atas, ia juga perlu belajar berbagai posisi penting dari bintang-bintang film porno lainnya.

Meski banyak tawaran mengalir untuk hijrah dari Jepang (Amerika dan Eropa) dan bermain dengan pria-pria bule, dia tetap tidak mau dan tetap memilih tinggal di Jepang. Tentu, dengan memilih pasangan pria-pria lokal. Alasannya cukup masuk akal. Menurutnya, “perabot” pria Jepang lebih kecil dan tahan lama dalam melakukan adegan syur dibanding pria bule. Dalam pikiran Maria Ozawa, “perabot” bule lebih besar dan menyakitkan. Oh, No!

Seringkali dalam melakukan adegan di beberapa filmnya, Maria tampak menangis. Itu memang benar-benar tampak alamiah. Alasannya, ia tidak menikmati dan benar-benar sakit. Dia sempat mengancam akan cabut dari AV (PH Film Porno) jika ia dipaksa melakukan adegan atau posisi yang tidak ia sukai.

Tentu, setenar apapun dan sebanyak apapun uang yang ia hasilkan dari pekerjaannya saat ini, si gadis cantik adalah juga manusia biasa. Dia juga merindukan orangtua, sahabat, teman-teman, dan berkeinginan untuk menikah seperti wanita kebanyakan. Jika saat ini ia melakukan seks untuk bisnis, suatu hari nanti ia merindukan ada laki-laki yang ingin menikahinya. Nah, lho!

20 thoughts on “Maria Ozawa, Ohhh!

  1. Farah Istiqomah A. says:

    subhanallah..*deep sigh*
    gak biza komen, Bang Najip..
    mwehehe..

  2. rachmat says:

    sangat gila, ternyata cantik2, suka yang kayak begituan, ampun deh

  3. mukhdan says:

    wow gile, tampang cantik tapi memang bener kata orang bijak bahwa kecantikan bukan jaminan kebahagiaan dan seandainya punya istri “maria ozawa” sang lelaki pasti jadi makan hati
    salam mukhdan

  4. amee says:

    Ough, cantik banget, tapi nggak ah ……………
    “beauty is skin deep”

  5. ajijah says:

    eh maria ozawa masih hidup ya?? kirain seangkatan ma carera heheh

  6. 69adi says:

    bener-bener pilihan hidup yang aneh..
    pesan buat maria azawa……..””coba dech main mr.gajah””…..pasti ketagihannnnn….ckckckckckck

  7. Tony Carera says:

    Kalau tak salah mukanya tuh mirip-mirip Nia Ramadhani atau Sheila MArcia gitu.

    Mukanya qute.Giginya gingsul (bikin lucu).

    Kalo toek ngawin…..
    mhhhh, mikir2 dulu kalee….
    gak enak kan kalau dah gak sempit.

  8. mang oih... says:

    astagfirullah… kapan gw dapat gilira ya..he hehehehh…

  9. affcell says:

    cantiq nan gilakk 😆

  10. alisyah says:

    paling yang pengen nikahin dia bintang bokep juga

  11. Fivy Okvita says:

    Kiamat sudah dekat sodara-sodara😀

  12. andriyanto says:

    udah tau itu dosa, kok tetep dilakoni….
    cape deeeee

  13. Burnov says:

    Menikahlah denganku Maria penghasilanku 2 millar rupiah per bulan kau pasti akan bahagia.

  14. der fuhrer says:

    Hmmm… Insaf Euy, kababawa si Brenk Nya????

  15. der fuhrer says:

    hmmm okev cuyyy

  16. mr. poor says:

    ?????????

  17. YasminNCH says:

    kok aku masih ngerasa lebih hot anggun atau aura kasih ya *halah, tipe cemen-cemen itu* … hhhee. ga pernah tahu sih, ga pernah nonton. rame gitu? hahahaaa….

  18. Ndh cyank yaya says:

    Emang itu untuk bisnis. . Apakha orang tu idak merinduk ses0s0k anag. . Kebahagiaen itu tidak dapat dibeli dgn uang

  19. man'z 96 says:

    tanda tanya besar eta mah ?????

Komentar

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s

%d bloggers like this: